Friday, 11 September 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Bali Perkuat Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan Banuspa untuk Tingkatkan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

-

00.07 28 July 2026 147

BP3MI Bali perkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan Bali, Nusa Tenggara, dan Papua (Banuspa), Senin (27/7/2026).

Denpasar, KP2MI (28/7) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi Kepala BP3MI Bali, Muhammad Iqbal, bersama jajaran ke Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali, Nusa Tenggara, dan Papua (Banuspa) di Denpasar, pada Senin (27/7/2026).

Audiensi diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banuspa, I Nyoman Suarjaya, beserta jajaran. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat koordinasi sekaligus membahas berbagai peluang kolaborasi dalam mendukung pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Bali.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas optimalisasi sinergi antara BP3MI Bali dan BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya memberikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia, mendorong penempatan secara resmi dan prosedural, serta meningkatkan penyebarluasan informasi mengenai manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi PMI.

Kepala BP3MI Bali, Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis untuk memastikan Pekerja Migran Indonesia memperoleh pelindungan yang menyeluruh, mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air.

"Pelindungan Pekerja Migran Indonesia tidak hanya berkaitan dengan proses penempatan yang aman dan prosedural, tetapi juga memastikan para pekerja mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk pelindungan terhadap berbagai risiko kerja. Melalui kolaborasi yang semakin erat dengan BPJS Ketenagakerjaan Banuspa, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi sekaligus memperoleh manfaat pelindungan sosial yang telah disediakan oleh negara," ujar Iqbal.

Selain itu, BP3MI Bali dan BPJS Ketenagakerjaan Banuspa juga menjajaki kerja sama dalam mendukung Program SMK Go Global melalui kegiatan diseminasi informasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat implementasi Program Desa Migran Emas melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat serta pemasangan media informasi berupa spanduk di desa-desa sasaran.

Audiensi turut membahas data klaim BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Migran Indonesia di Provinsi Bali untuk Tahun 2025 serta perkembangan data klaim pada Tahun 2026 yang masih berjalan. Pembahasan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam memperkuat koordinasi, evaluasi, dan peningkatan kualitas pelindungan sosial bagi Pekerja Migran Indonesia.

Melalui pertemuan tersebut, BP3MI Bali dan BPJS Ketenagakerjaan Banuspa berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait pelindungan Pekerja Migran Indonesia serta manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, BP3MI Bali akan terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait pelaksanaan program diseminasi di SMK, LPK, Desa Migran Emas, serta pemenuhan kebutuhan data klaim BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Bali.

Melalui sinergi yang semakin erat ini, diharapkan upaya pelindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia dapat berjalan lebih optimal, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi dan memperoleh jaminan pelindungan sosial sejak sebelum keberangkatan hingga setelah kembali ke tanah air.* (Humas/BP3MI Bali)