BP3MI Bali dan Disnaker Denpasar Perkuat Kolaborasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
-
BP3MI Bali laksanakan audiensi dengan Disnaker dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar di Kantor Disnaker Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (1/7/2026).
Denpasar, KP2MI (1/7) – Dalam upaya memperkuat sinergi dalam pelindungan Pekerja Migran Indonesia serta mendukung implementasi berbagai program strategis Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali melaksanakan audiensi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar di Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (1/7/2026).
Kunjungan BP3MI Provinsi Bali diterima langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, I Gusti Ayu Ngurah Raini, beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas tindak lanjut hasil koordinasi sebelumnya bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Denpasar terkait pemanfaatan videotron sebagai media Kampanye Migran Aman. Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar mengusulkan agar materi kampanye ditayangkan melalui videotron yang berada di kawasan Kantor Wali Kota Denpasar karena dinilai memiliki lokasi yang strategis sehingga penyebarluasan informasi kepada masyarakat dapat berlangsung lebih efektif.
Selain itu, dibahas pula rencana kolaborasi diseminasi informasi melalui desa adat di Kota Denpasar sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai migrasi aman, pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta penipuan berkedok penempatan kerja ke luar negeri. Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi di desa adat.
Kepala BP3MI Provinsi Bali, Muhammad Iqbal, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
"Pelindungan pekerja migran harus dimulai dari penyampaian informasi yang benar kepada masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi langkah strategis agar edukasi mengenai migrasi aman dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa, sekolah, dan komunitas," ujar Iqbal.
Dalam audiensi tersebut juga dibahas peluang kolaborasi melalui Program Penyuluhan Bimbingan Jabatan (PBJ), Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK, kegiatan sosialisasi, serta job fair sebagai bagian dari dukungan terhadap Program SMK Go Global. Selain itu, kedua instansi melakukan koordinasi mengenai implementasi layanan SISKOP2MI, termasuk berbagai kendala dalam proses penempatan Pekerja Migran Indonesia sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas layanan.
Sebagai bagian dari penguatan program pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia purna, BP3MI Bali dan Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar turut membahas kebutuhan data Pekerja Migran Indonesia purna asal Kota Denpasar. Data tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan program pemberdayaan, seperti pelatihan kewirausahaan dan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Kampanye Migran Aman melalui koordinasi bersama Pemerintah Kota Denpasar. Selain itu, kedua instansi akan melanjutkan koordinasi terkait penyediaan data PMI purna guna mendukung penyusunan program pemberdayaan yang tepat sasaran. **(Humas/BP3MI Bali)