BP3MI Aceh Implementasikan SMK Go Global Bersama Poltekkes Kemenkes, Siapkan Talenta Indonesia Siap Kerja di Luar Negeri
-
BP3MI Aceh Implementasikan SMK Go Global Bersama Poltekkes Kemenkes, Siapkan Talenta Indonesia Siap Kerja di Luar Negeri
Banda Aceh, KP2MI (2/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh mulai mengimplementasikan Program SMK Go Global melalui kegiatan koordinasi dan pendampingan pemetaan lembaga vokasi bersama Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Aceh. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BP3MI Aceh, Banda Aceh, pada Kamis (2/7/2026), menjadi langkah awal memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan vokasi untuk menyiapkan Calon Pekerja Migran Indonesia yang kompeten dan berdaya saing di pasar kerja internasional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam melakukan pemetaan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi melalui platform E-Vokasi KP2MI. Pendampingan dilakukan untuk mendukung pemetaan lembaga vokasi di Provinsi Aceh, memberikan asistensi dalam proses registrasi dan pengisian data pada platform E-Vokasi KP2MI, serta memastikan seluruh data lembaga terinput secara lengkap sebagai dasar penyusunan kapasitas pelatihan dan pengembangan kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia sesuai kebutuhan negara tujuan penempatan.
Dalam pelaksanaannya, Tim Poltekkes Kemenkes Aceh mendatangi Kantor BP3MI Aceh untuk menindaklanjuti proses pendaftaran akun pada platform E-Vokasi KP2MI. Sebelumnya, registrasi telah dilakukan secara daring melalui koordinasi via WhatsApp, namun belum dapat diselesaikan karena kendala teknis pada sistem.
Menindaklanjuti kendala tersebut, BP3MI Aceh berkoordinasi dengan Tim Kelembagaan Vokasi KP2MI di tingkat pusat untuk memperoleh solusi teknis. Setelah sistem kembali normal, Tim Poltekkes Kemenkes Aceh didampingi secara langsung dalam menyelesaikan proses registrasi dan pengisian data pada platform E-Vokasi KP2MI.
Hasil pendampingan menunjukkan proses registrasi akun lembaga berhasil diselesaikan. Saat ini, akun Poltekkes Kemenkes Aceh telah memasuki tahap verifikasi sebagai persyaratan untuk melanjutkan pengisian profil lembaga, data fasilitas, serta program pelatihan yang dimiliki.
Kepala BP3MI Aceh, Siti Rolijah, mengatakan pemetaan lembaga vokasi merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pelatihan yang mampu menghasilkan Calon Pekerja Migran Indonesia dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan pasar kerja global.
"Program SMK Go Global tidak hanya mempersiapkan masyarakat untuk bekerja di luar negeri, tetapi juga memastikan mereka memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri internasional. Karena itu, keberadaan lembaga vokasi yang terpetakan dengan baik menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas Calon Pekerja Migran Indonesia asal Aceh," ujarnya.
Siti menambahkan, BP3MI Aceh akan terus memberikan pendampingan kepada lembaga pendidikan dan pelatihan agar proses pemetaan melalui platform E-Vokasi KP2MI berjalan optimal.
"Kami ingin seluruh lembaga vokasi di Aceh terdata secara lengkap sehingga potensi pelatihan yang dimiliki daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal. Sinergi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan Pekerja Migran Indonesia yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di pasar kerja internasional," tambahnya.
Perwakilan Poltekkes Kemenkes Aceh menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan BP3MI Aceh selama proses registrasi dan pengisian data pada platform E-Vokasi KP2MI.
"Pendampingan dari BP3MI Aceh sangat membantu kami menyelesaikan proses registrasi yang sebelumnya terkendala masalah teknis. Kami berharap setelah akun terverifikasi, pengisian data dapat segera dituntaskan sehingga Poltekkes Kemenkes Aceh dapat berkontribusi dalam peningkatan kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia melalui program-program pelatihan yang kami miliki," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, BP3MI Aceh bersama Poltekkes Kemenkes Aceh akan melanjutkan pengisian data profil lembaga, fasilitas, dan program pelatihan pada platform E-Vokasi KP2MI setelah proses verifikasi akun selesai. Pendampingan lanjutan bersama Tim KP2MI Pusat juga dijadwalkan untuk memastikan seluruh tahapan pengisian data berjalan sesuai ketentuan.
Kegiatan koordinasi dan pendampingan ini dilaksanakan oleh Tim BP3MI Aceh yang terdiri atas Delina Haloho dan Dara Raihatul Jannah. Melalui kolaborasi tersebut, BP3MI Aceh berharap pemetaan lembaga vokasi di Provinsi Aceh dapat terlaksana secara menyeluruh sebagai fondasi implementasi Program SMK Go Global, sekaligus memperkuat kesiapan sumber daya manusia Aceh untuk memasuki pasar kerja internasional secara kompeten, profesional, dan prosedural. *(Humas BP3MI Aceh)